La Roja Taklukkan Argentina 1-0 di Extra Time, Spanyol Juara Dunia untuk Kedua Kalinya


Gol Ferran Torres menit 105 antar Spanyol lengkapi gelar Euro 2024 dengan trofi Piala Dunia. Era kejayaan 2008-2010 kembali hidup

NEW JERSEY, KABEREH NEWS Spanyol kembali berdiri di puncak dunia. Tim berjuluk La Roja memastikan gelar juara Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah menundukkan juara bertahan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada laga final.

Pertandingan yang digelar dengan tensi tinggi itu baru menemukan pemenang pada menit ke-105. Gol tunggal dicetak pemain pengganti Ferran Torres. 

Proses gol berawal dari pergerakan Pedro Porro di sisi kanan. Bek kanan Barcelona itu mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh. Nico Williams menyambut dengan sundulan terarah ke tengah kotak penalti. Bola liar kemudian disambar Torres dengan tendangan first time keras yang tak mampu dijangkau Emiliano Martinez. 1-0 untuk Spanyol.

Hingga 90 menit waktu normal kedua tim bermain imbang tanpa gol. Argentina beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat, sementara Spanyol mendominasi penguasaan bola namun kesulitan menembus pertahanan rapat La Albiceleste.

Memasuki extra time, Luis de la Fuente melakukan perubahan. Masuknya Torres dan Williams menambah kecepatan di lini depan Spanyol. Strategi itu langsung membuahkan hasil.

Gol Torres membuat Argentina terpaksa keluar menyerang. Lionel Messi dan kolega menggempur di 15 menit terakhir, namun rapatnya barisan pertahanan Spanyol yang dikomandoi Aymeric Laporte dan Robin Le Normand membuat peluang emas Argentina gagal tercipta.

Peluit panjang berbunyi. Spanyol menang 1-0 dan sah menjadi juara dunia.

Lengkapi Gelar Euro 2024

Trofi ini menjadi gelar besar kedua Spanyol dalam 12 bulan terakhir. Sebelumnya, De la Fuente juga membawa La Roja juara Euro 2024. Dua gelar beruntun itu menegaskan Spanyol kembali ke jajaran elite sepakbola dunia.

"Ini kerja keras semua pemain. Kami bermain sebagai tim dari menit pertama sampai terakhir. Juara dunia adalah mimpi yang jadi nyata," ujar De la Fuente usai laga.

Capaian ini mengingatkan publik pada era keemasan Spanyol 2008-2010. Saat itu Spanyol juara Euro 2008, juara Piala Dunia 2010, dan kembali juara Euro 2012. Kini dengan skuad muda yang dipadukan pemain berpengalaman, De la Fuente tampaknya berhasil membangun ulang dominasi tersebut.

Argentina Gagal Pertahankan Gelar

Bagi Argentina, hasil ini pahit. Sebagai juara bertahan, mereka datang ke final dengan status favorit. Namun kebuntuan di lini depan dan disiplin tinggi pertahanan Spanyol membuat Messi dkk harus pulang tanpa trofi.

Kekalahan ini mengakhiri rekor 14 laga tak terkalahkan Argentina di Piala Dunia. 

Dengan kemenangan ini, Spanyol kini mengoleksi dua gelar Piala Dunia. La Roja menyusul Brasil, Jerman, Italia, Argentina, Uruguay, dan Prancis sebagai negara dengan gelar dunia lebih dari satu.

Perayaan besar dipastikan akan berlangsung di Madrid dalam beberapa hari ke depan, saat para pahlawan La Roja kembali ke tanah air membawa pulang trofi paling bergengsi di sepakbola.(*)

0/Post a Comment/Comments