Tanjung Verde Bikin Sejarah: Tim Debutan Pertama Tak Terkalahkan 2 Laga Awal Piala Dunia 2026 Sejak Senegal 2002



KABEREH NEWS | MIAMI, AS — Negara kepulauan Cape Verde dengan populasi kurang dari 525.000 jiwa menulis sejarah di Piala Dunia 2026. The Blue Sharks jadi tim debutan pertama yang tidak terkalahkan dalam dua pertandingan awal turnamen sejak Senegal 2002, usai menahan imbang Uruguay 2-2 di Stadion Miami, Senin 22/6/2026.

Hasil itu menyusul laga perdana kontra Spanyol yang juga berakhir imbang. Dua poin dari dua laga membuat Cape Verde berpeluang besar lolos ke babak gugur di debut Piala Dunia pertamanya.

Vozinha Tampil Gemilang di Depan Ibunda  
Kiper andalan Vozinha tampil sebagai tembok kokoh di bawah mistar. Aksi penyelamatan krusialnya menggagalkan sejumlah peluang Uruguay, termasuk tendangan jarak dekat di babak kedua.

Momen itu terasa spesial karena disaksikan langsung sang ibunda di tribun Stadion Miami. Sebelumnya, saat melawan Spanyol, Vozinha mengaku ibunya tak bisa hadir karena terkendala biaya visa AS yang tinggi. Kali ini, kehadiran sang ibu jadi energi tambahan bagi kiper 37 tahun itu.

“Dengan disaksikan sang ibunda secara langsung, Vozinha memperlihatkan aksi penyelamatan yang menjaga gawang Cape Verde tetap aman,” tulis laporan resmi FIFA.

Debutan 525 Ribu Jiwa Tulis Rekor  
Cape Verde, negara kepulauan 10 pulau di Samudra Atlantik, datang ke Piala Dunia 2026 dengan status underdog. Banyak pengamat memprediksi mereka akan kesulitan bersaing di grup berat bersama Spanyol dan Uruguay.

Fakta berkata lain. Hasil imbang beruntun melawan dua kekuatan dunia itu menjadikan Cape Verde tim debutan pertama yang tak terkalahkan di dua laga awal Piala Dunia dalam 24 tahun terakhir. Rekor terakhir dipegang Senegal pada 2002 saat mengalahkan Prancis dan imbang vs Denmark.

“Ini membuktikan bahwa Cape Verde tidak bisa diremehkan—walau banyak pengamat yang memprediksi mereka akan kalah,” tulis analis BBC Sport.

“Semua Orang Meragukan Kami”
Eforia pendukung Cape Verde tak terbendung. Seorang supporter mengatakan kepada BBC Sport: “Semua orang meragukan kami, semua orang mengira kami tidak akan berhasil. Sekarang kami ada di sini”.

Dengan 2 poin di tangan, Cape Verde kini hanya butuh hasil positif di laga terakhir grup untuk memastikan tiket 16 besar. Bagi negara dengan populasi lebih kecil dari Kota Bandung, pencapaian ini sudah melampaui ekspektasi dunia.

Babak gugur bukan lagi mimpi. The Blue Sharks sudah membuktikan: di Piala Dunia, nama besar kalah oleh kerja keras dan hati yang besar. (Ayahdidien)

0/Post a Comment/Comments