"Kapten Singa Teranga tolak hiburan malam, tegaskan fokus latihan dan ibadah kunci hadapi laga hidup-mati vs Norwegia"
ACEH, KABEREH NEWS | Kapten Timnas Senegal Kalidou Koulibaly menegaskan tidak butuh hiburan malam untuk meredam tekanan jelang laga krusial Piala Dunia 2026. Baginya, masjid dan lapangan latihan sudah cukup.
Pernyataan itu mengemuka saat konferensi pers jelang pertandingan penentuan Grup Senegal, Sabtu (27/6/2026).
Menjawab pertanyaan soal aktivitas santai pemain, termasuk kemungkinan ke klub malam, bek Al Hilal itu menjawab tegas.
“Sejak saya tiba di sini, saya hanya meninggalkan tempat tinggal untuk pergi latihan dan ke masjid,” kata Koulibaly, dilansir dari Harian Metro.
“Kami beragama Islam. Hal-hal seperti itu bukan bagian dari agama dan budaya kami,” imbuhnya.
*Disiplin dan Iman Jadi Pegangan Singa Teranga*
Pernyataan Koulibaly mencerminkan komitmen skuad Senegal menjaga fokus dan disiplin di tengah tekanan turnamen. Nilai-nilai Islam disebutnya menjadi penyeimbang mental para pemain selama berada di kamp Piala Dunia.
Sikap religius Koulibaly bukan hal baru. Selama lebih dari 100 caps bersama Senegal, ia dikenal sebagai pemimpin di lapangan sekaligus figur yang konsisten menjalankan ibadah.
“Fokus pada latihan dan ibadah menjadi prioritas utama kami selama Piala Dunia,” tegasnya.
Laga Hidup-Mati Lawan Norwegia
Senegal saat ini dalam tekanan setelah tumbang dari Prancis pada laga pembuka fase grup. Kekalahan membuat Singa Teranga wajib menang atas Norwegia demi menjaga asa lolos ke fase gugur.
Dukungan pengalaman Koulibaly di level internasional diharapkan menjadi penyeimbang ruang ganti. Dengan mental baja dan pegangan iman, ia ingin menuntun rekan setim bangkit dari hasil buruk.
“Doa, kerja keras, dan disiplin adalah kunci kami,” ujarnya singkat.
Senegal dijadwalkan menghadapi Norwegia dalam laga yang akan menentukan nasib mereka. Tiga poin membuka peluang bersaing ke babak 16 besar, sementara kekalahan membuat mereka terancam tersingkir.(*)
Reporter: Saiful Amri
Editor: Ayahdidien
Posting Komentar