"Pasar sekunder soroti dampak besar absennya bintang, namun panitia tegaskan semangat kompetisi tetap dijaga"
JAKARTA, KABEREH NEWS -— Harga tiket babak perempat final Piala Dunia 2026 di pasar sekunder mengalami penurunan tajam setelah Timnas Portugal tersingkir. Data dari sejumlah platform penjualan kembali menunjukkan anjlok hingga 50% sampai 60% dalam beberapa hari terakhir.
Sebelum Portugal tersingkir, tiket termurah untuk fase gugur sempat menyentuh US$3.225 hingga US$3.660, atau sekitar Rp57,8 juta hingga Rp65,5 juta. Lonjakan tertinggi terjadi saat laga Portugal melawan Kroasia, yang membuat permintaan di pasar resale meroket.
Namun setelah Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya dipastikan gugur, harga langsung terkoreksi. Tiket yang sebelumnya diburu kolektor kini kembali tersedia dengan harga jauh lebih rendah.
Pengaruh Bintang vs Semangat Tim
Fenomena ini memunculkan diskusi mengenai seberapa besar pengaruh pemain individu terhadap antusiasme penonton. Ronaldo memang dikenal sebagai salah satu magnet terbesar sepak bola dunia. Kehadirannya di stadion kerap menjadi faktor pendorong permintaan tiket, sponsor, dan atensi media global.
Meski begitu, penyelenggara Piala Dunia 2026 menekankan bahwa turnamen ini dibangun di atas semangat _fair play_ dan kompetisi antar negara, bukan hanya pada satu nama.
“Piala Dunia adalah perayaan sepak bola dari seluruh dunia. Setiap tim yang lolos membawa cerita, budaya, dan semangat bertandingnya sendiri. Kami ingin memastikan penonton datang untuk menghargai permainan, sportivitas, dan persaingan yang sehat,” ujar perwakilan FIFA dalam keterangan beberapa waktu lalu.
Pasar Kembali Normal
Analis pasar tiket menyebut koreksi harga sebagai hal wajar dalam event besar. Faktor yang memengaruhi di antaranya: negara yang lolos ke fase berikutnya, lokasi pertandingan, hari pertandingan, dan kapasitas stadion.
Dengan tersingkirnya Portugal, fokus penonton kini bergeser ke negara-negara lain yang masih bertahan di perempat final. Harga di pasar sekunder diprediksi akan kembali bergerak naik mendekati hari-H, tergantung pada big match yang tersaji.
Hingga berita ini diturunkan, FIFA belum merilis data resmi penjualan tiket fase gugur. Namun panitia memastikan seluruh alokasi tiket resmi tetap dijual sesuai kuota dan harga yang ditetapkan, untuk menjaga akses dan prinsip keadilan bagi suporter dari semua negara.(Ayahdidien)
Posting Komentar