Kaberehnews.id | Banda Aceh —- Baitul Mal Aceh (BMA) melakukan audiensi dengan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Provinsi Aceh untuk memperkuat koordinasi dan mendorong peningkatan kesadaran Zakat, Infak, Wakaf, dan Harta Keagamaan Lainnya (ZIWaH) di lingkungan aparatur.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua Panwaslih Provinsi Aceh, Agus Syahputra, http://S.Sos., I., M.H., bersama jajaran di kantor Panwaslih Aceh, Banda Aceh.
Dari pihak BMA hadir Anggota Badan BMA Mudawali Ibrahim, http://S.Ag., http://M.Pd., dan Taufik Hidayat HRP, http://M.Ag., Kepala Sekretariat Dr. Muhammad Ikhsan Ahyat, http://S.STP., http://M.AP., serta sejumlah jajaran lainnya.
*Perkuat Tata Kelola ZIWaH yang Amanah dan Akuntabel*
Dalam pertemuan tersebut, BMA memaparkan peran dan fungsi lembaga dalam pengelolaan ZIWaH di Aceh. BMA juga menekankan pentingnya optimalisasi penghimpunan ZIWaH sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian dan pendayagunaan yang dikelola secara amanah dan akuntabel.
Audiensi ini sekaligus menjadi forum diskusi untuk membangun pemahaman bersama mengenai pelaksanaan ZIWaH melalui BMA. BMA mendorong adanya dukungan dan partisipasi dari lingkungan Panwaslih Provinsi Aceh dalam mengampanyekan gerakan kesadaran ZIWaH di kalangan pegawai.
“Kami berharap sinergi antar lembaga ini dapat memperkuat implementasi pengelolaan ZIWaH secara optimal, sehingga kontribusi ZIWaH bagi pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat Aceh semakin meningkat,” ujar perwakilan BMA.
*Panwaslih Apresiasi Upaya Edukasi BMA*
Ketua Panwaslih Provinsi Aceh, Agus Syahputra, menyambut baik audiensi tersebut. Ia mengapresiasi langkah BMA dalam membangun komunikasi kelembagaan dan memperluas edukasi mengenai pentingnya ZIWaH sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial.
“Ini langkah baik. Edukasi ZIWaH perlu terus digencarkan agar semakin banyak aparatur yang memahami dan berpartisipasi,” kata Agus.
Melalui audiensi ini, BMA dan Panwaslih Aceh sepakat untuk menjajaki kerja sama lanjutan, termasuk sosialisasi dan edukasi ZIWaH di lingkungan Panwaslih. Diharapkan kerja sama tersebut dapat meningkatkan partisipasi aparatur dalam menunaikan ZIWaH melalui BMA.(Ayahdidien)
Posting Komentar