JAKARTA, KABEREHNEWS.ID | Ribuan pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dari seluruh Indonesia memadati Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada peringatan Milad ke-45 BKMT, Selasa (30/9/2026).
Di tengah lautan jilbab dan semangat kebersamaan itu, hadir sosok dari ujung timur Aceh. Ketua BKMT Aceh Timur, Ny. Bd. Erni Handayani T. Zainal Abidin, S.Keb., tampil membawa nama besar majelis taklim Aceh Timur ke panggung nasional.
Kehadiran Erni bukan sekadar menghadiri seremoni. Ia mengikuti rangkaian agenda nasional BKMT yang meliputi Muktamar ke-X BKMT dan Grand Final BKMT Festival yang berlangsung sejak 23 hingga 27 September 2026.
Milad ke-45 tahun ini bukan hanya perayaan usia. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang konsolidasi nasional bagi para pengurus BKMT untuk memperkuat silaturahmi, bertukar pengalaman pembinaan majelis taklim, serta merumuskan peran strategis organisasi di tengah tantangan sosial-keagamaan saat ini.
Acara bergengsi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta Ketua Umum BKMT Dr. Hj. Syifa Fauziah, M.Art.
Bagi BKMT Aceh Timur, momentum ini menjadi langkah penting untuk memperluas jejaring dan melihat langsung dinamika perkembangan BKMT di tingkat nasional.
“Ini sebuah kebanggaan bagi kami BKMT Aceh Timur bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Selain menjalin silaturahmi dengan pengurus BKMT seluruh Indonesia, kami juga memperdalam peran, fungsi, dan tugas BKMT,” ujar Erni Handayani di sela-sela kegiatan di GBK.
Menurut istri dari T. Zainal Abidin tersebut, BKMT tidak boleh berhenti hanya sebagai wadah pengajian rutin. BKMT harus bertransformasi menjadi ruang pertemuan, pembelajaran, dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan masyarakat.
“Forum nasional seperti ini penting agar BKMT terus berkembang dan relevan. Majelis taklim harus menjadi bagian dari solusi kehidupan sosial-keagamaan masyarakat,” tambahnya.
Milad ke-45 BKMT di GBK pun menjadi penanda kebangkitan majelis taklim sebagai kekuatan sosial-keagamaan yang solid, sekaligus mempererat ukhuwah antar pengurus BKMT dari Sabang sampai Merauke. (*)
Posting Komentar