Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, 111 Jiwa Tewas dan Status Bencana Nasional Ditetapkan

AP/Santiago Saldarriaga
Warga dan petugas penyelamat mencari melalui reruntuhan setelah gempa bumi melanda Cali, Kolombia, Senin (10/8/2026).

KOLOMBIA, KABEREHNEWS.ID — Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026) pagi. Gempa kuat itu merusak sejumlah bangunan dan menewaskan sedikitnya 111 orang, memaksa pemerintah menetapkan status bencana nasional.

Berdasarkan data US Geological Survey (USGS), pusat gempa berada di San José del Palmar, Departemen Chocó. Titik gempa terletak 280 kilometer di sebelah barat Bogotá dengan kedalaman 107 kilometer. Gempa terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat.

Foto: Gempa di Kolombia memakan korban jiwa hingga runtuhkan bangunan (via REUTERS/SOCIAL MEDIA)

Korban Jiwa Terus Bertambah
Jumlah korban tewas terus meningkat. Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella dalam pernyataan yang dikutip CNN, Selasa (11/8/2026), melaporkan setidaknya 111 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut.

"Setidaknya 111 orang tewas akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada hari ini," kata Presiden Abelardo de la Espriella.

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi dan pendataan korban masih berlangsung. Kerusakan bangunan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah di sekitar pusat gempa.

Status Bencana Nasional Ditetapkan
Merespons dampak gempa, Pemerintah Kolombia telah menetapkan status bencana nasional. 

Langkah tersebut diambil untuk mempercepat pengerahan sumber daya tambahan ke daerah-daerah yang paling terdampak, termasuk tim penyelamat, bantuan logistik, dan layanan medis darurat.

Dengan kedalaman 107 kilometer, gempa ini terasa hingga ke sejumlah kota besar. Namun kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di wilayah Chocó yang berdekatan dengan episentrum.

Pihak berwenang masih melakukan asesmen lanjutan untuk mengetahui total kerusakan infrastruktur dan jumlah warga yang mengungsi.(*) 

0/Post a Comment/Comments